WEB
JAWABAN!!
1. Aspek Hukum dan Keamanan pada WEB
Pada dasarnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun
2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tidak dapat menjangkau
semua aspek hukum dalam kegiatan atau perbuatan hukum yang dilakukan dalam
internet, tetapi dapat didukung oleh peraturan perundang-undangan lainnya
sehingga tidak akan terjadi kekosongan hukum dalam setiap peristiwa hukum yang
terjadi sebagai jalan keluar dalam penegakan hukumnya. Selanjutnya di dalam
penjelasan Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi
Elektronik (ITE) disebutkan bahwa kegiatan melalui media sistem elektronik,
yang disebut juga ruang cyber (cyber space), meskipun bersifat virtual dapat
dikategorikan sebagai tindakan atau perbuatan hukum yang nyata.
Aspek Hukum Penggunaan Internet
· Aspek
hak milik intelektual. Yaitu yang memberikan perlindungan hukum bagi pembuat
karya. Contohnya : Hak Cipta dan Hak Paten.
· Yurisdiksi hukum dan aspek-aspek terkait.
Komponen ini menganalisa dan menentukan keberlakuan hukum yang berlaku dan diterapkan
di dalam dunia maya itu.
· Landasan penggunaan internet sebagai sarana
untuk melakukan kebebasan berpendapat yang berhubungan dengan tanggung jawab
pihak yang menyampaikan, aspek accountability, tanggung jawab dalam memberikan
jasa online dan penyedia jasa internet (internet provider), serta tanggung
jawab hukum bagi penyedia jasa pendidikan melalui jaringan internet.
· Aspek kerahasiaan yang dijamin oleh ketentuan
hukum yang berlaku di masing-masing yurisdiksi negara asal dari pihak yang
mempergunakan atau memanfaatkan dunia maya sebagai bagian dari sistem atau
mekanisme jasa yang mereka lakukan.
· Aspek hukum yang menjamin keamanan dari setiap
pengguna dari internet.
·
Hukum
Cyber (Cyberlaw)
Istilah hukum yang terkait
dengan pemanfaatan teknologi informasi. Istilah lain yang juga digunakan adalah
hukum Teknologi Informasi (Law of Information Techonology) Hukum Dunia Maya
(Virtual World Law) dan Hukum Mayantara. Istilah-istilah tersebut lahir mengingat
kegiatan internet dan pemanfaatan teknologi informasi berbasis virtual. Istilah
hukum cyber digunakan dalam tulisan ini dilandasi pemikiran bahwa cyber jika
diidentikan dengan “dunia maya” akan cukup menghadapi persoalan ketika terkait
dengan pembuktian dan penegakan hukumnya. Mengingat para penegak hukum akan
menghadapi kesulitan jika harus membuktikan suatu persoalan yang diasumsikan
sebagai “maya”, sesuatu yang tidak terlihat dan semu. Di internet hukum itu
adalah cyber law, hukum yang khusus berlaku di dunia cyber. Secara luas cyber
law bukan hanya meliputi tindak kejahatan di internet, namun juga aturan yang
melindungi para pelaku e-commerce, e-learning; pemegang hak cipta, rahasia
dagang, paten, e-signature; dan masih banyak lagi.
Definisi cyber law yang
diterima semua pihak adalah milik Pavan Dugal dalam bukunya Cyberlaw The Indian
Perspective (2002). Di situ Dugal mendefinisikan “Cyberlaw is a generic
term, which refers to all the legal and regulatory aspects of Internet and the
World Wide Wide. Anything concerned with or related to or emanating from any
legal aspects or issues concerning any activity of netizens and others, in
Cyberspace comes within the amit of Cyberlaw”. Disini Dugal mengatakan bahwa
hukum cyber adalah istilah umum yang menyangkut semua aspek legal dan peraturan
Internet dan juga World Wide Web. Hal apapun yang berkaitan atau timbul dari
aspek legal atau hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas para pengguna
Internet aktif dan juga yang lainnya di dunia cyber, dikendalikan oleh Hukum
Cyber.
2. Arsitektur WEB
Arsitektur Website adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan
situs yang, seperti arsitektur itu sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis
dan fungsional. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar
pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada
konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain
arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki
apresiasi tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide Web.
“Website arsitektur”
memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin
intelektual mengatur konten website”. Ada tiga standar utama untuk penerapan
web services. Standar-standar ini mendukung pertukaran data berbasis XML. Tiga
standar tersebut meliputi SOAP, WSDL, dan UDDI. Berikut ini akan
dijelaskan secara singkat mengenai standar tersebut.
· SOAP (Simple Object Access Protocol)
Suatu bahasa versi bebas dari
protokol RPC (Remote Procedure Caoll) yang berguna untuk proses
transaksi melalui HTTP standar.
· WSDL (Web Services Description Language)
Bahasa yang memungkinkan
berbagai dokumen yang dibuat dalam aplikasi yang berbeda dapat berkomunikasi.
· UDDI (Universal Description Discovery and
Integration)
Semacam direktori global untuk
mengelola web services.
*Beberapa aplikasi utama WEB :
· HTTP
Hypertext Transfer Protocol
(HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk
sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia.
Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan
tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World
Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini,
ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi
terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang
sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat
karena memang tidak perlu membuang waktu untuk pembuatan koneksi
berulang-ulang.
· Internet
Internet (kependekan dari
interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling
terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control
Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket
(packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di
seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara
menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking
("antarjaringan").
· Server Web
Server web atau peladen web
dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang
menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau
HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke
pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti peramban web. Penggunaan
paling umum server web adalah untuk menempatkan situs web, namun pada
prakteknya penggunaannya diperluas sebagai tempat peyimpanan data ataupun untuk
menjalankan sejumlah aplikasi kelas bisnis. Fungsi utama sebuah server web
adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol
komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri
atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya pemanfaatan server web berfungsi
pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang
terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya. Pengguna,
biasanya melalui aplikasi pengguna seperti peramban web, meminta layanan atas
berkas ataupun halaman web yang terdapat pada sebuah server web, kemudian
server sebagai manajer layanan tersebut akan merespon balik dengan mengirimkan
halaman dan berkas-berkas pendukung yang dibutuhkan, atau menolak permintaan
tersebut jika halaman yang diminta tidak tersedia. saat ini umumnya server web
telah dilengkapi pula dengan mesin penerjemah bahasa skrip yang memungkinkan
server web menyediakan layanan situs web dinamis dengan memanfaatkan pustaka
tambahan seperti PHP, ASP. Pemanfaatan server web saat ini tidak terbatas hanya
untuk publikasi situs web dalam World Wide Web, pada prakteknya server web
banyak pula digunakan dalam perangkat-perangkat keras lain seperti printer,
router, kamera web yang menyediakan akses layanan http dalam jaringan lokal
yang ditujukan untuk menyediakan perangkat manajemen serta mempermudah
peninjauan atas perangkat keras tersebut.
· User Generated Content
User Generated Content (UCG)
adalah berbagai jenis content yang tersedia secara publik dan diproduksi oleh
para end-user (Wikipedia.org). Kunci utama dalam User Generated Content adalah
sebuah participatory atau partisipasi. Para founder situs-situs di atas pasti
berfikir, bagaimana agar jutaan pengguna internet tertarik untuk masuk dan
berpartisipasi. Manfaat aplikasi web yang menarik, kemudahan penggunaan,
interface yang nyaman, layanan terjamin, knowledge sharing mungkin bisa membuat
pengguna tertarik untuk mencoba dan berpartisipasi di dalamnya. Sebagian
kalangan mengatakan User Generated Content ini sebagai Perbudakan 2.0. Mereka
(para Founder) tidak perlu susah-susah untuk mengupdate konten situsnya
sendiri, cukup membuat aplikasi web kemudian mempekerjakan jutaan pengguna
internet untuk mengisi konten utamanya. Mereka (jutaan pengguna intenet) tidak
dibayar dari menulis konten tapi founder mendapatkan banyak benefit dengan
situs yang mereka tawarkan. Inilah Perbudakan 2.0.
· Web Browsers
Penjelajah web (Inggris: web
browser), adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk menerima dan menyajikan
sumber informasi di internet. Sebuah sumber informasi diidentifikasi dengan
Pengidentifikasi Sumber Seragam (Bahasa Inggris: Uniform Resource Identifier
(URI)) yang dapat berupa halaman web, gambar, video, atau jenis konten lainnya.
Meskipun penjelajah web terutama ditujukan untuk mengakses internet, sebuah
penjelajah juga dapat digunakan untuk mengakses informasi yang disediakan oleh
server web dalam jaringan pribadi atau berkas pada sistem berkas. Beberapa
penjelajah web yang populer adalah Google Chrome, Firefox, Internet Explorer,
Opera, dan Safari.
· HTML
HyperText Markup Language
(HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman
web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web Internet dan
pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas format ASCII agar
dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang
dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan dalam format ASCII
normal sehingga menjadi halaman web dengan perintah-perintah HTML. Bermula dari
sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan
percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language),
HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman
web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan
dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat
oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee Robert ketika mereka bekerja di
CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di
Jenewa).
· Wiki
Wiki adalah sebuah situs web
(atau koleksi dokumen hiperteks lainnya) yang memperbolehkan penggunanya
menambah atau mengubah isi situs tersebut. Istilah ini juga dapat merujuk
kepada software kolaboratif yang digunakan untuk menciptakan situs web semacam
itu. Ward Cunningham, pengembang perangkat lunak wiki yang pertama,
WikiWikiWeb, mulanya mendeskripsikan wiki sebagai "basis data terhubung
paling sederhana yang memiliki peluang untuk bekerja."
Bus "Wiki Wiki" di
Bandar Udara Internasional Honolulu. Wiki (dengan huruf besar 'W') dan
WikiWikiWeb kadang digunakan untuk merujuk kepada Portland Pattern Repository,
wiki yang paling pertama diciptakan. Pendukung penggunaan ini mengusulkan
penggunaan huruf kecil 'w' untuk membedakan istilah generik yang sedang
dibicarakan di sini. Wiki wiki berasal dari istilah bahasa Hawaii untuk
"cepat" atau "super-cepat".
Kadang istilah wikiwiki atau
WikiWiki digunakan daripada wiki. Istilah-istilah ini dapat digunakan secara
berganti-ganti meskipun perbedaan pandangan mengenai kapitalisasi juga dapat
diterapkan dalam cara yang mirip. Wikipedia merupakan aplikasi yang berbasiskan
wiki dan merupakan situs wiki paling populer saat ini.
· Web Security
Suatu tata cara mengamankan
aplikasi web yg dikelola, biasanya yg bertanggung jawab melakukannya adalah
pengelola aplikasi web tsb. Mengenai masalah yang berkaitan dengan keamanan di
dalam era digital tidak lepas dari 3 prinsip utama yaitu Confidentiality,
Integrity, dan Availability atau lebih dikenal dengan nama CIA. Sama halnya
ketika bergelut dengan keamanan (security) sebuah website, princip CIA sudah
selayaknya dijadikan pedoman yang harus dipahami apabila ingin website kita
lebih aman dan sulit untuk diserang.
CONFIDENTIALITY
Confidentiality memiliki makna
bahwa data-data ataupun informasi-informasi yang berada di dalam sebuah website
hanya dapat di baca atau di akses oleh orang-orang yang memang memiliki
kewenangan untuk mengaksesnya. Dalam era konsep Web 2.0 yang sedang berkembang
beberapa tahun belakangan ini, sangat memungkinkan sebuah website untuk dapat
memiliki lebih dari satu administrator. Contohnya adalah WordPress engine.
INTEGRITY
Integrity memiliki pengertian
data-data yang berada didalam server atau website hanya dapat diubah ataupun di
delete oleh orang yang memiliki kewenangan untuk melakukan hal itu. Sebagai
contoh proses transfer dari server ke client atau sebaliknya (dapat berupa
upload maupun download), ternyata mengubah file yang sedang di transfer
tersebut, hal ini mengindikasikan bahwa sebuah aplikasi website yang sedang
digunakan tidak aman (insecure). Sama halnya jika ada serangan sebuah virus
yang dapat mengubah sebuah file, entah itu mengubah nama ataupun isinya.
AVAILABILITY
Jika confidentiality bermakna
hanya user yang memiliki kewenangan yang dapat melihat data tertentu yang
tersimpan didalam sebuah server atau website, availability memiliki makna bahwa
website harus dapat diakses jika user ingin meggunakannya. Memang terkesan
membingungkan dan tidak berbeda dengan prinsip pertama, namun kedua prinsip ini
sangat jauh berbeda dikarenakan dilihat dari dua sudut pandang yang memang
berbeda. Availability hanya menekankan kepada dapat diaksesnya sebuah website.
Mengenai siapa yang dapat mengaksesnya itu telah dicover oleh prinsip
confidentiality. Jika sebuah website dapat diakses tanpa adanya error, itu
berarti website tersebut telah memenuhi prinsip availability ini. Hal ini
memiliki makna bahwa sebuah website haruslah dapat diakses apabila memang
dibutuhkan, dengan kata lain versi yang lebih mudahnya adalah, website harus
available 24 jam 7 minggu (24/7)
33. Cara pembuatan WEB dan
penerapannya
Sebelum membuat website, hal
yang harus Anda persiapkan adalah Hosting + Domain. Jika Anda bingung apa itu
Hosting, maka kita bisa mengibaratkan Hosting itu ibarat Rumah untuk menyimpan
barang-barang (file) dan Domain ibarat Nama Jalannya, agar pengunjung bisa
berkunjung.
Untungnya hampir semua penyedia
layanan website sekarang ini sudah menyediakan paket lengkap, yaitu mereka
sudah menyiapkan Hosting dan Domain menjadi satu, jadi pesan Hosting dapat
gratis Domain. Karena kita nyari yang gratisan jadi kita gak akan dapat Domain,
melainkan hanya akan mendapat SubDomain (ada embel-embelnya, semacam
blogspot.com atau wordpress.com).
Kunjungi situs penyedia Layanan
pembuatan Website, disini akan saya beri contoh menggunakan situs penyedia
layanan yang cukup populer di Indonesia, yaitu IDHostinger. Langsung saja
kunjungi http://www.idhostinger.com/
Setelah terbuka, selanjutnya
klik Buat Akun. Letaknya ada di pojok kanan atas, dekat form login.
Di halaman ini Anda diwajibkan
mengisi. Nama, E-mail dan Password Anda. Isikan sesuai
tempatnya.
Jangan lupa centang, Saya
setuju dengan Ketentuan Penggunaan Layanan.
Selanjtunya, kita buka Tab Baru
dan masuk ke Email kita, untu mengaktivasi Akun kita. Nanti ada dua Email dari
yang dikirim oleh IDHostinger, Anda lihat saja yang pertama atau yang paling
bawah.
Tingal Anda klik atau salin
link tersebut ke Address Bar dan klik Enter.
Disini kita akan disuruh
memilih Paket Hosting yang akan kita pakai nanti untuk Membuat Website. Karena
kita hanya akan Membuat Web untuk Belajar saja, maka kita Order saja
yang Paket Gratis.
Kalau diatas kita sudah memesan
Hostingan makan setelah itu kita akan diberi hadiah SubDomain. Untuk
SubDomainnya ada banyak pilihan, silahkan Anda pilih yang paling cocok atau
sesuai dengan selera Anda. Lalu klik Buat.
SubDomain + Hosting Anda akan
dibuat, jadi tunggu hingga muncul pemeberitahuan 'Akun telah dibuat 100%' di
pojok kanan bawah.
Selanjutnya, silahkan Anda
klik Lihat Hasil.
Dari sini kita sudah berhasil
membuat akun untuk membuat Websitenya, namun kita belum memesan Hosting +
SubDomain atau dengan kata lain suah berhasi Mendaftar / Membuat Website. Namun
kita harus melanjutkan untuk mengisi website kita dengan Artikel atau File.
Caranya dengan mengklik tombol Kelola.
Maka Anda akan dibawa
ke Cpanel (Control Panel). Disinilah tempat Anda mengatur segala sesuatu
yang berkaitan dengan website Anda. Mulai dari :
· Menambah Subdomain
· Parkir Domain
· Impor Website
· Impor Database
· Mengatur Halaman Error
Dan masih banyak lagi. Namun
kita tidak akan membahas fitur-fitur yang ada di Cpanel ini (butuh watu
berhari-hari). Tujuan kita masuk Cpanel adalah untuk mengambil Data mengenai :
'Nama pengguna'.
Lihat dan silhkan Anda Catat
(kalau bisa dikertas atau buku).
Selanjutnya penerapan WEB di
bidang nya. Banyak kategori web, dan tiap kategori memiliki fungsi dan perannya
masing-masing sebagai contoh:
Dalam bidang Pendidikan
Website terus mengalami
perkembangan seiring perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran
sehari-hari, makalah yang terdapat pada website sering dijumpai kombinasi
teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan
alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua
orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya
proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan efisien
sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.
Sektor Perbankan
Dalam dunia perbankan, contoh
penerapan website adalah telah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet
atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan
melalui Internet/web Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo,
pemindah bukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening.
Masih banyak teknik penerapan
web, saya hanya menulis sebagian saja.Untuk lebih lengkap bisa di search di om
google, sekian tulisan saya kali ini. Terimakasih.
Sumber :
Ebook Sistem Keamanan Komputer
http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_siber
https://dwimuri.wordpress.com/2015/04/15/aspek-hukum-keamanan-pada-web-atau-internet/
http://hilmandroid.blogspot.com/2014/04/arsitektur-web-dan-aplikasi-utama.html
http://belajarintoday.blogspot.com/2013/03/arsitektur-web-dan-applikasinya.html
http://changeofchange.blogspot.com/2013/03/arsitektur-web-dan-aplikasi-utamanya.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Wiki
http://berguruseo.blogspot.com/2013/12/cara-membuat-website-sederhana-untuk.html
Buku Pintar WEBMASTER untuk pemula, adhi prasetio
CYBER LAW dan HAKI Dalam Sistem Hukum Indonesia, Prof. DR. H. Ahmad M.R
http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_siber
https://dwimuri.wordpress.com/2015/04/15/aspek-hukum-keamanan-pada-web-atau-internet/
http://hilmandroid.blogspot.com/2014/04/arsitektur-web-dan-aplikasi-utama.html
http://belajarintoday.blogspot.com/2013/03/arsitektur-web-dan-applikasinya.html
http://changeofchange.blogspot.com/2013/03/arsitektur-web-dan-aplikasi-utamanya.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Wiki
http://berguruseo.blogspot.com/2013/12/cara-membuat-website-sederhana-untuk.html
Buku Pintar WEBMASTER untuk pemula, adhi prasetio
CYBER LAW dan HAKI Dalam Sistem Hukum Indonesia, Prof. DR. H. Ahmad M.R








Tidak ada komentar:
Posting Komentar