Selasa, 26 April 2016

Trend Teknologi Game

TREND TEKNOLOGI GAME

          Seiring berjalannya waktu Teknologi Game di masa depan akan semakin canggih, tapi siapa yang tahu bagaimana gambaran Dunia Industri Game Di Masa Depan? Di artikel ini saya ini membahas kira-kira gambaran Dunia Industri Game Di Masa Depan, dimana salah satu industri hiburan yang sedang populer di dunia saat ini adalah industri video game. Industri video game ini hampir setara popularitasnya dengan industri–industri hiburan yang sudah mapan terlebih dahulu di dunia seperti film dan musik. Sama seperti musik dan film, industri video game ini juga memiliki pola trend tersendiri. Ada kecenderungan mengenai game–game yang populer dan sedang dicari banyak orang dan ada pula game–game yang tidak terlalu populer. Dengan mengetahui jenis game apa yang sedang digemari oleh masyarakat, Anda bisa mengambil keputusan mengenai jenis game apa yang sebaiknya dijual atau game apa saja yang sebaiknya disediakan di warnet atau game center Anda. Kita tidak perlu ragu lagi akan fakta bahwa perkembangan industri video game di dunia berkembang sangat pesat, sejarah game mungkin diawali dari permainan komputer sederhana semacam pong, tetris, atau snake. Berawal dari game – game sederhana tersebut, muncul berbagai jenis console yang sangat terkenal di tahun 80an hingga 90an. Di masa itu, nama Nintendo menjadi raja video game dunia dengan console Nintendo Entertainment System atau yang biasa disebut juga dengan NES. Di pertengahan 1980an, ketika video game seperti Super Mario Bros masih menggunakan gambar 2 dimensi dengan konsep permainan yang sangat simpel. Jika kita melihat satu dekade belakangan, maka kita akan menyadari betapa perkembangan industri game sangat pesat dan bahkan menyaingi perkembangan industri hiburan lain semacam musik atau film. Perkembangan ini bukan hanya dalam hal keuntungan saja namun juga dalam hal kualitas. Mungkin tidak ada yang satupun orang yang berpikir bahwa video game akan menjadi salah satu industri hiburan dengan sumber pendapatan terbesar di dunia seperti sekarang ini.

Teknologi Game masa depan antara lain :

1. Virtual reality (VR) Technology

Tahun 2016 di gadang-gadang sebagai tahun mewabahnya teknologi virtual reality. VR gaming memungkinkan Anda untuk menikmati pengalaman terlibat dan berinteraksi dalam lingkungan yang ada dalam game. Beberapa sumber bahkan menyatakan virtual reality merupakan lini paling di bidik oleh para investor. Beberapa perusahaan raksasa seperti Facebook, Google dan Intel telah memulai investasi ini. Tahun 2018, penjualan produk virtual reality diperkirakan akan mencapai $5.2 juta.

Oculus Rift, HTC Vive, Playstation VR adalah tiga headset virtual reality besar yang dijadwalkan rilis tahun ini. Selain Sony yang mengganti nama Project Morpheus menjadi Playstation VR ntuk menanamkan kesan “gaming” yang mendalam, pesaing lainnya juga mengincar pasar gaming sebagai tempat berlabuh utama. Intel mengembangkan teknologi VR pada kamera Razer untuk dijadikan kontroler game.

Perangkat PC dan notebook gaming pun kini mulai berlomba untuk “menjual” fitur VR ready mereka. Gamer mobile juga pastinya akan kecipratan teknologi baru ini. Mulai dari Samsung Gear VR, smartphone, hingga perangkat wearable modern saat ini pun mulai dihadirkan dengan berbagai fitur yang akan mendukung penggunaan VR untuk gaming.

2. Motion sensor & Neuro-gaming TechnologyMotion sensor atau sensor gerakan memang sudah muncul sejak beberapa tahun terakhir. Sensor elektronik ini akan menditeksi gerakan Anda dan mengintegrasikannya dengan perangkat dan lingkungan sekitarnya. Sistem akan secara otomatis melakukan tugas atau peringatan tertentu. Perkembangan yang signifikan di tahun ini membuat kami memilih motion sensor sebagai salah satu teknologi baru yang akan berdampak bagi dunia gaming.

Bahkan telah muncul istilah motion gaming, dimana Anda dapat melakukan berbagai aktivitas seperti berlari, bersepeda, berbicara untuk menyelesaikan misi dalam game. Anda perlu memakai alat sensor detector tertentu yang akan mengukur gerakan dan kondisi fisik seperti detak jantung dan sejenisnya.

Teknologi yang juga berkaitan dengan virtual reality ini semakin mempengaruhi peripheral gaming yang ada saat ini. PlayStation Move, Xbox One Kinect, Leap Motion sensor, hingga sensor di smartphone sepertinya akan menjadi pintu bagi desain dan pengalaman game jenis baru. Teknologi sensor yang kini dikembangkan adalah penditeksi gerakan mimic wajah dan kontrol melalui pikiran yang disebut neuro-gaming technology.

3. Cloud-based Services & Big Data Technology

Teknologi komputer berbasis sistem Cloud telah menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data besar. Khususnya dalam industry gaming, game-game akan semakin menakjubkan pada tahun ini dengan kombinasi console yang ditenagai oleh cloud based.

Cloud-based service memang bukan muncul pertama di tahun ini, hanya saja teknologi ini akan sangat berdapat pada teknologi baru yang akan memajukan industry game. Berbasis cloud seperti online gameplay dan cloud storage seperti pada Xbox Live, PlayStation Network dan Steam mungkin bukan hal yang baru.

Namun, mari melirik ke teknologi terbaru. Katakanlah VR yang sangat berfokus pada kualitas grafis yang semakin tinggi dan realistis, teknologi ini akan memacu kebutuhan cloud-based pada infrasturktur IT perusahaan untuk ram game file yang tinggi, download yang cepat dan proses rendering. Selain itu, secara otomatis membuat cloud computing menjadi wajib berada pada home setup seorang gamer VR.

Cloud computing nampaknya akan sedikit menghemat pengeluaran gamer terkait update hardware. Anda juga tak perlu membeli hardware dengan harga super dengan adanya cloud-based rendering.

4. 5G Network & Tournament Online StreamingBaik gaming online maupun offline, download super cepat begitu didambakan. Belum lama ini, Google melakukan tes 5G menggunakan drone dengan projek rahasianya bernama SykBender. Jaringan 5G di harapkan dapat 40 kali lebih cepat dari kecepatan maksimum jaringan 4G/LTE yang ada saat ini.

Jaringan 5G akan bekerja melalui transmisi radio millimetre-wave yang menawarkan kecepatan tinggi. Tes lebih lanjut teknologi baru ini diharapkan akan dilakukan pada Piala Dunia 2018 di Rusia, dimana saat ini pemerintah Inggris telah berjanji bahwa London akan menikmati kecepatan 5G dalam lima tahun ke depan.

Jaringan 5G akan sangat mendukung bentuk hiburan panas, menonton atlet e-sport menjadi bintang yang memainkan game. Dengan harga tiket yang tak beda jauh dengan konser Lady Gaga, arena turnamen game dengan layar raksasa umumnya dibanjiri dengan fans. Kedepannya, penyelenggara event game sepertinya akan mencari uang tambahan dengan menjual akses premium ke online streaming. Nampaknya bentuk tiket yang perlu Anda beli untuk menonton turnamen game nantinya akan berbeda.

5. Cross-platform Integration

Berbagai perusahaan sedang mencari cara agar perangkat-perangkat yang ada sekarang dapat berkomunikasi satu sama lain. Trend ini disebut dengan Cross-platform Integration. Dengan sistem operasi terbaru dari Microsoft, Window 10, Anda dapat menggunakan beberapa perangkat dalam jaringan yang sama untuk streaming game yang sama. Kehadiran Windows 10 diharapkan dapat membawa cross platform gaming semakin nyata.

Di awal tahun 2016, Amazon mengumumkan dua produk baru yang ditujukan bagi developer game profesional. Lumberyard, sebuah game engine 3D dan GameLift, sebuah layanan untuk membantu pengembangan game multiplayer session-based. Keduanya mendukung developer untuk menciptakan game cloud-connected yang dapat berjalan di multiple platforms. Lumberyard akan terintegrasi dengan dua fitur Twitch, yaitu ChatPlay dan JoinIn.

Beberapa game engine lain juga bermunculan dengan mengusung teknologi baru cross-platform. Nantinya, Anda akan memainkan game-game dengan berbagai perangkat, baik PC, console PS4 dan Xbox One, hingga perangkat mobile yang ditunjuang Android ataupun iOS. Bahkan berkembang pula teknologi cross-progression dimana Anda dapat berpindah gaming dari PS4 ke PC atau sebaliknya, tanpa perlu khawatir akan kehilangan progress.